Rooibos

 
 
Rooibos, (bahasa Afrika untuk “semak merak”; nama ilmiah Aspalathus linearis) adalah anggota dari keluarga Fabaceae dan dipakai untuk membuat minuman tisane (teh herbal). Biasanya disebut sebagai teh merah Afrika Selatan, produk ini telah populer tidak hanya di Afrika Selatan untuk beberapa turunan tapi juga di banyak negara di dunia.
 
Rooibos hanya tumbuh di sebuah daerah kecil di wilayah Cederberg dari Western Cape. Biasanya dedaunan in i dioksidasim atau lebih sering dikatakan difermentasikan untuk memproduksi warna coklat kemerahan yang khas. Namun rooibos berwarna hijau yang tak dioksidasi juga diproduksi.
 
Di Afrika Selatan rooibos seringkali diminum dengan susu dan gula, namun di tempat lain biasanya diminum tanpa kedua zat ini. Seringkali rasa teh rooibos dikatakan manis (tanpa diberi gula) dan cenderung memiliki rasa kacang. Cara memproduksi mirip dengan teh biasa, perbedaan ialah bahwa rasanya menjadi lebih baik dengan diramu lebih lama. Hasilnya ramuannya berwarna coklat, mungkin oleh karena itu disebut “teh merah”.
 
Beberapa warung kopi di Afrika Selatan banyak menjual rooibos espresso, yang merupakan rooibos yang dipadatkan dan disajikan mirip espresso biasa (yang berdasarkan kopi). Hal ini telah menimbulkan varian rooibos yang mirip minuman kopi seperti latte merah dan cappuccino merah.
 

Dalam rooibos ada beberapa zat yang membuat minuman ini terasa agak menyengat. Oleh karena itu sebelum dipakai, baiknya kantong teh direndam air panas sebentar dahulu dan membuang air pertama ini. Setelah itu rooibos bisa dipakai lebih lama (agak lebih lama daripada teh biasa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s