Bunga Camelia

Di kalangan botaniwan atau ahli tanaman, sudah menjadi kebiasaan menamai tanaman menurut nama penemunya. Kebiasaan yang sama juga berlaku dalam bidang ilmu lain, misalnya astronomi, yang menamai planet, meteor, dan benda langit menurut nama para penemunya. Nah, dalam kelompok ini kita bertemu dengan bunga Camelia. Nama romantis ini pernah sangat populer di akhir tahun 1970-an ketika Ebiet G. Ade bersenandung merdu, menggapai-gapai hati sang kekasih yang bernama Camelia. Linnaeus (1707-78), botaniwan Swedia yang terkenal, memberi nama bunga indah itu untuk menghormati pengelana Jesuit bernama Georg Joseph Kamel. Dialah orang pertama yang membawa bibit bunga itu dari kawasan Timur pada abad ke-17. Linnaeus mereka-reka nama camellia yang merupakan versi Latin dari Kamel.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s